Baru-baru
ini sekolah kita tercinta merayakan ulang tahunnya yang ke-63. Ya, sekolah mana
lagi kalau bukan SMA Negeri 1 Singaraja, sekolah yang merupakan sekolah
menengah tertua di Nusa Tenggara ini berdiri pada tanggal 1 November 1950
dengan dipimpin oleh Bapak Ketut Subrata. Saat ini jabatan kepala sekolah
dipegang oleh Bapak Drs. Putu Eka Wilantara.
Dari
tahun ke tahun, ulang tahun sekolah biasanya dirayakan dengan serentetan lomba
dan ditutup dengan acara puncak yang dirayakan tepat tanggal 1 November. Pada
ulang tahun kali ini, berbagai macam lomba diadakan. Di bidang akademik ada
lomba KIR (Karya Ilmiah Remaja), lomba apotek hidup, lomba artikel anti
korupsi, dan lain sebagainya. Sementara di bidang non-akademik diadakan lomba
seleksi band, dance, kecak, yel-yel, desain spanduk, sketsa wajah guru, perkusi
sampai lomba-lomba yang berbau olahraga seperti futsal putra dan bola tangan
putri. Hal ini berarti siswa-siswi Smansa tidak hanya identik dengan bidang
akademik saja, banyak siswa yang juga memiliki prestasi yang menjanjikan di
bidang non akademik. Semua berlomba-lomba menunjukkan kreativitasnya
masing-masing. Tidak ketinggalan lomba kebersihan, kerapian dan standarisasi
kelas yang bertujuan untuk menciptakan suasana kelas yang lengkap dengan segala
sarananya untuk menunjang efektivitas kegiatan belajar-mengajar. Seluruh siswa
Smansa mengikuti rangkaian kegiatan HUT ini dengan antusias. Dari angkatan
Alexandria yang paling senior, Hyperion dan Obelisk si adik bungsu merayakan
HUT Smansa dengan penuh kegembiraan.
Ada yang berbeda dari perayaan HUT Smansa Singaraja tahun ini. Perayaan puncak diundur menjadi tanggal 4 November karena tanggal 1 November para siswa masih diliburkan dalam rangka hari raya Galungan dan Kuningan. Hal ini tidak mengurangi kemeriahan dan euforia para siswa karena terbukti puncak Hari Ulang Tahun SMA Negeri 1 Singaraja ke-63 beberapa waktu lalu berlangsung dengan amat meriah. Acara dibuka dengan tari kebesaran Smansa yang ditampilkan oleh penari-penari cantik dan penabuh-penabuh yang keduanya dibina oleh Ibu Luh Karsiniasih, Bapak Sefyan Artawan dan Bapak Gusti. Menyusul dengan rangkaian acara formal seperti sambutan-sambutan dan yang terakhir adalah penyerahan beasiswa kepada beberapa siswa.
Acara
selanjutnya adalah acara yang paling ditunggu-tunggu, yakni acara hiburan.
Penampilan band, modern dance, teater dan lain sebagainya menambah semangat
walaupun hari itu sang mentari bersinar dengan teriknya. Pihak panitia telah
mengantisipasi dengan memasang terob sehingga para siswa, guru dan undangan
yang menonton tidak kepanasan. Apalagi di penghujung acara, Smansa kedatangan
bintang tamu istimewa, yaitu KIS Band yang diundang langsung oleh Bupati
Buleleng. Perdebatan mengenai bintang tamu yang sempat terjadi di antara
beberapa siswa tidak terdengar lagi karena KIS band sukses menutup puncak
perayaan HUT SMA Negeri 1 Singaraja dengan manis siang itu. Happy 23rd
Anniversary SMA Negeri 1 Singaraja, jayalah selalu! Go, Fight, Win SMANSA!



