Halaman

Tips Cara Belajar Yang Baik

0 komentar


Oke teman teman blog saya, mari kita sekarang membahas tentang tips cara belajar yang baik, yang harus kita lakukan yaitu : 


1. Ciptakan suasana yang kondusif
Dalam belajar, kamu harus menciptakan suasana yang kondusif, nyaman dan tenang untuk belajar. Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu, kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik, karena selain lebih fresh, kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar.
2. Lihat garis besarnya dahulu
Tips cara belajar yang baik dengan melihat garis besar materi. Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.
3. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran
Tips cara belajar dengan teknik meringkas intisari dari pelajaran. Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada. Tips Cara belajar yang baik bukan?
4. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat
Cara Belajar Yang Baik dengan teknik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya.
5. Belajarlah dengan tekun dan rutin.
Tips cara belajar yang baik dan paling ampuh adalah dengan tekun dan rutin. Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi belajar, apabila kamu jarang belajar maupun  hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak akan maksimal. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk belajar. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan, cara belajar yang baik seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal.


Read more: TIPS BELAJAR >> Cara Belajar Yang Baik 

Tips Menghilangkan Kejenuhan Saat Belajar

0 komentar


Sebagai pelajar, kalau ditanya apa kewajiban paling utama jawabannya pasti belajar. Yah, namanya saja seorang pelajar, sudah sepatutnya kita menunaikan tugas kita yang satu itu. Tapi seringkali kita merasa bosan dan jenuh saat belajar. Sebenarnya proses belajar itu sendiri harus dinikmati dan jangan dijadikan beban. Berikut ada tips-tips untuk menghilangkan kejenuhan para readers saat belajar:
1.      Belajarlah di tempat yang nyaman, jangan sekedar tempatnya yang membuat nyaman, berusahalah untuk menyamankan diri sendiri saat belajar. Misalnya, belajar tidak hanya terpaku di atas meja belajar, namun kegiatan ini juga bisa dilakukan di taman, di halaman rumah, atau tempat lain yang sekiranya bisa membuat para readers merasa nyaman. Mengganti suasana belajar ini penting dan cukup ampuh untuk menghilangkan kejenuhan belajar. Apalagi bila tempatnya sejuk, asri, bisa sekaligus sebagai sarana refreshing buat para readers.
2.      Mendengarkan musik sambil belajar. Yang ini cukup ampuh juga, tapi perlu diperhatikan jenis musiknya ya. Jangan sampai para readers salah pilih jenis lagu. Pilihlah lagu yang akan membuat para readers merasa semangat. Jangan pilih lagu-lagu slow yang biasa jadi lagu pengantar tidur atau yang bikin galau (cie elah), usahakan pilih lagu yang ceria.
3.      Nyemil sambil belajar. Tapi jangan banyak-banyak amat (kalau untuk para readers yang kurus okelah, tapi kalau yang sudah merasa overweight sebaiknya hindari saran yang satu ini hehehe). Belajar juga memerlukan aktivitas otak dan otomatis memerlukan asupan kalori. Makanya makan camilan saat belajar bisa membantu menghilangkan kejenuhan sekaligus menambah asupan kalori untuk otak kita. Pilih caamilan juga yang sehat ya, supaya terhindar dari penyakit. Bukannya menghilangkan kejenuhan belajar malah kena penyakit pencernaan, nggak enak kan, readers?
4.      Belajar bersama teman-teman. Yang ini ada efek positif dan negatifnya. Efek positif, pembelajaran jadi lebih menyenangkan dan kalau ada yang tidak dimengerti bisa didiskusikan bersama-sama, apalagi kalau buat tugas, hal ini sangat membantu jadi tugas dan segala pekerjaan rumah bisa cepat selesai. Efek negatifnya, kita malah nggak serius belajar dan malah asyik ngerumpi bareng teman-teman. Tugas jadi terbengkalai. Hal ini sebenarnya tergantung para readers. Kalau mau belajar bersama, sebaiknya pintar-pintar mengatur waktunya, maksudnya di saatnya serius ya kita harus serius mengerjakan tugas, namun bila saatnya bercanda silahkan bercanda untuk menghilangkan kejenuhan dan ketegangan saat belajar. Intinya, para readers harus bisa membaca situasi, dimana harus serius dan dimana saat bercanda.

Yah, itu semua tips-tips yang bisa dicoba untuk menghilangkan kejenuhan saat belajar. Semoga bermanfaat buat para readers ya. Happy studying!

Bantuan Operasional Sekolah

0 komentar


Program Bantuan Operasional Sekolah atau yang biasa disingkat BOS adalah suatu program pemerintah untuk memajukan sector pendidikan dan mendukung program wajib belajar 9 tahun yang sedang digalakkan di Indonesia. Banyak anak-anak Indonesia yang masih kurang mampu untuk mengenyam bangku pendidikan karena minimnya penghasilan orangtua, namun hal itu bisa diatasi dengan adanya program ini. Menurut Peraturan Mendiknas nomor 69 Tahun 2009, standar biaya operasi nonpersonalia adalah standar biaya yang diperlukan untuk membiayai kegiatan operasi nonpersonalia selama 1 (satu) tahun sebagai bagian dari keseluruhan dana pendidikan agar satuan pendidikan dapat melakukan kegiatan pendidikan secara teratur dan berkelanjutan sesuai Standar Nasional Pendidikan. BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar.

Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Secara khusus program BOS bertujuan untuk:
  1. Membebaskan pungutan bagi seluruh siswa SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah, kecuali pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI). Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba, sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih;
  2. Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta;
  3. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta.

Dana BOS ini diberikan dengan harapan digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:

  1. Pembelian/penggandaan buku teks pelajaran, yaitu untuk mengganti yang rusak atau untuk memenuhi kekurangan.
  2. Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, yaitu biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran, dan pendaftaran ulang, pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan, serta kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut (misalnya untuk fotocopy, konsumsi panitia, dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa baru, dan lainnya yang relevan);
  3. Pembiayaan kegiatan pembelajaran remedial, PAKEM, pembelajaran kontekstual, pembelajaran pengayaan, pemantapan persiapan ujian, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan sejenisnya (misalnya untuk honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran, biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba, fotocopy, membeli alat olah raga, alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba);
  4. Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa (misalnya untuk fotocopi/ penggandaan soal, honor koreksi ujian dan honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa);
  5. Pembelian bahan-bahan habis pakai seperti buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan koran/majalah pendidikan, minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah, serta pengadaan suku cadang alat kantor;
  6. Pembiayaan langganan daya dan jasa, yaitu listrik, air, telepon, internet, modem, termasuk untuk pemasangan baru jika sudah ada jaringan di sekitar sekolah. Khusus di sekolah yang tidak ada jaringan listrik, dan jika sekolah tersebut memerlukan listrik untuk proses belajar mengajar di sekolah, maka diperkenankan untuk membeli genset;
  7. Pembiayaan perawatan sekolah, yaitu pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan sanitasi/WC siswa, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah, perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya;
  8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. Untuk sekolah SD diperbolehkan untuk membayar honor tenaga yang membantu administrasi BOS;
  9. Pengembangan profesi guru seperti pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS. Khusus untuk sekolah yang memperoleh hibah/block grant pengembangan KKG/MGMP atau sejenisnya pada tahun anggaran yang sama tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama;
  10. Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah, seragam, sepatu/alat tulis sekolah bagi siswa miskin yang menerima Bantuan Siswa Miskin . Jika dinilai lebih ekonomis, dapat juga untuk membeli alat transportasi sederhana yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda, perahu penyeberangan, dll);
  11. Pembiayaan pengelolaan BOS seperti alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer, CD dan flash disk), penggandaan, surat-menyurat, insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos;
  12. Pembelian komputer (desktop/work station) dan printer untuk kegiatan belajar siswa, masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran;
  13. Bila seluruh komponen 1 s.d 12 di atas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran, mesin ketik, peralatan UKS dan mebeler sekolah. 


Sementara larangan untuk penggunaan dana BOS antara lain:

  1. Disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan.Dipinjamkan kepada pihak lain.
  2. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar, misalnya studi banding, studi tour (karya wisata) dan sejenisnya.
  3. Membiayai kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ Kabupaten/kota/Provinsi/Pusat, atau pihak lainnya, walaupun pihak sekolah tidak ikut serta dalam kegiatan tersebut.  Sekolah hanya diperbolehkan menanggung biaya untuk siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
  4. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru.
  5. Membeli pakaian/seragam bagi guru/siswa untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah).
  6. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat.
  7. Membangun gedung/ruangan baru.
  8. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran.
  9. Menanamkan saham.
  10. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar, misalnya guru kontrak/guru bantu.
  11. Kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi sekolah, misalnya iuran dalam rangka perayaan hari besar nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan.
  12. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang diselenggarakan lembaga di luar Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota dan Kementerian Pendidikan Nasional.


Dengan adanya bantuan operasional sekolah ini, semoga banyak anak-anak di Indonesia mampu mengenyam bangku pendidikan dan program wajib belajar 9 tahun dapat disukseskan. Harapan ke depan semoga pendidikan di Indonesia semakin maju dan menciptakan insan-insan yang cerdas dan mampu menggerakkan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.


Sekolah Tertua Yang Tetap Jaya

0 komentar



Baru-baru ini sekolah kita tercinta merayakan ulang tahunnya yang ke-63. Ya, sekolah mana lagi kalau bukan SMA Negeri 1 Singaraja, sekolah yang merupakan sekolah menengah tertua di Nusa Tenggara ini berdiri pada tanggal 1 November 1950 dengan dipimpin oleh Bapak Ketut Subrata. Saat ini jabatan kepala sekolah dipegang oleh Bapak Drs. Putu Eka Wilantara.

Dari tahun ke tahun, ulang tahun sekolah biasanya dirayakan dengan serentetan lomba dan ditutup dengan acara puncak yang dirayakan tepat tanggal 1 November. Pada ulang tahun kali ini, berbagai macam lomba diadakan. Di bidang akademik ada lomba KIR (Karya Ilmiah Remaja), lomba apotek hidup, lomba artikel anti korupsi, dan lain sebagainya. Sementara di bidang non-akademik diadakan lomba seleksi band, dance, kecak, yel-yel, desain spanduk, sketsa wajah guru, perkusi sampai lomba-lomba yang berbau olahraga seperti futsal putra dan bola tangan putri. Hal ini berarti siswa-siswi Smansa tidak hanya identik dengan bidang akademik saja, banyak siswa yang juga memiliki prestasi yang menjanjikan di bidang non akademik. Semua berlomba-lomba menunjukkan kreativitasnya masing-masing. Tidak ketinggalan lomba kebersihan, kerapian dan standarisasi kelas yang bertujuan untuk menciptakan suasana kelas yang lengkap dengan segala sarananya untuk menunjang efektivitas kegiatan belajar-mengajar. Seluruh siswa Smansa mengikuti rangkaian kegiatan HUT ini dengan antusias. Dari angkatan Alexandria yang paling senior, Hyperion dan Obelisk si adik bungsu merayakan HUT Smansa dengan penuh kegembiraan.


Ada yang berbeda dari perayaan HUT Smansa Singaraja tahun ini. Perayaan puncak diundur menjadi tanggal 4 November karena tanggal 1 November para siswa masih diliburkan dalam rangka hari raya Galungan dan Kuningan. Hal ini tidak mengurangi kemeriahan dan euforia para siswa karena terbukti puncak Hari Ulang Tahun SMA Negeri 1 Singaraja ke-63 beberapa waktu lalu berlangsung dengan amat meriah. Acara dibuka dengan tari kebesaran Smansa yang ditampilkan oleh penari-penari cantik dan penabuh-penabuh yang keduanya dibina oleh Ibu Luh Karsiniasih, Bapak Sefyan Artawan dan Bapak Gusti. Menyusul dengan rangkaian acara formal seperti sambutan-sambutan dan yang terakhir adalah penyerahan beasiswa kepada beberapa siswa.
Acara selanjutnya adalah acara yang paling ditunggu-tunggu, yakni acara hiburan. Penampilan band, modern dance, teater dan lain sebagainya menambah semangat walaupun hari itu sang mentari bersinar dengan teriknya. Pihak panitia telah mengantisipasi dengan memasang terob sehingga para siswa, guru dan undangan yang menonton tidak kepanasan. Apalagi di penghujung acara, Smansa kedatangan bintang tamu istimewa, yaitu KIS Band yang diundang langsung oleh Bupati Buleleng. Perdebatan mengenai bintang tamu yang sempat terjadi di antara beberapa siswa tidak terdengar lagi karena KIS band sukses menutup puncak perayaan HUT SMA Negeri 1 Singaraja dengan manis siang itu. Happy 23rd Anniversary SMA Negeri 1 Singaraja, jayalah selalu! Go, Fight, Win SMANSA!

Belajar Bahasa Inggris Sambil Rayakan Halloween

0 komentar


Perayaan Halloween tiap 31 Oktober dini hari, tak hanya dirayakan oleh warga asing. Remaja di Indonesia mulai ikut merayakan peringatan akhir musim panen yang berasal dari Irlandia.

Hal ini bisa terlihat dari perayaaan Halloween Night yang diselenggarakan English First (EF). Selain merayakan Halloween, di Halloween Night, para remaja itu juga bisa belajar bahasa Inggris dengan cara yang berbeda.

Country Manager EF English Center Patricia Setyadjie mengatakan, acara Halloween Night itu merupakan salah satu kegiatan Life Club. Pada Life Club Halloween Night, para pengajar mengajak para peserta (siswa EF maupun umum) untuk lebih aktif berbicara bahasa Inggris dengan tema Halloween dan suasana yang menyenangkan.

Pengajar juga mengajarkan kebiasaan dan budaya Halloween yang biasa dilakukan di negara asalnya, sehingga, selain belajar Bahasa Inggris, peserta juga dapat memelajari budaya lain yang tidak ada di Indonesia.

"Ini kegiatan besar Life Club pertama kita. Intinya, di Life Club, akan menginteraksikan guru dan siswa dengan komunikasi bahasa Inggris," kata Patricia.

Adapun aktivitas yang diselenggarakan di Life Club Halloween Night antara lain pemutaran film horor Classic Psycho, Pop Quiz, Best Costume Contest, dan Thriller Michael Jackson Dance Competition. Di acara Pop Quiz, para pengajar memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar Halloween. Para peserta tanpa menyadari akan belajar dan mengetahui budaya Halloween tersebut dengan menyenangkan.

Salah satu murid EF yang turut berpartisipasi dalam acara Halloween Night adalah Hasta (21). Ia mengaku baru pertama kali mengikuti acara Halloween. Mengikuti Halloween Night, mahasiswa Universitas Padjajaran itu mengaku mendapatkan metode belajar bahasa Inggris dengan fun dan baru.

Demi datang ke Halloween Night, Hasta rela merogoh dompetnya. Tak sia-sia, dia mendapatkan predikat Best Costume. Ia menghabiskan uang sekitar Rp 150.000 untuk membeli jubah, tongkat, dan topeng bak tokoh di film Scream.

sumber : kompas.com

Welcome to Our Blog

0 komentar


Selamat Datang di Blog Kami!!!
Kami merupakan grup di smansa yang berusaha membuat blog sebaik mungkin.
Kami Terdiri Dari :
1. Agus Gunawan
2. Made Ray Yuda Suyatna         
3. Made Saras Mulia Rani